Petualangan Belanja dan Belajar : Outing Kelas 4 SD MUHAMMADIYAH 9 MALANG di Pasar Bunulrejo

Oleh : Tim Kelas 4 SD MUHAMMADIYAH 9 MALANG

Pagi cerah, tepat pukul 07.30 WIB pada hari Jum’at, suasana di SD Muhammadiyah 9 Kota Malang terlihat ramai dengan keceriaan. Bukan karena jam istirahat, melainkan karena para siswa-siswi Kelas 4 siap memulai petualangan edukatif: Outing Class ke Pasar Tradisional Bunulrejo. Dengan menaiki angkot, kegiatan ini tak sekadar berekreasi, namun juga menjadi laboratorium belajar langsung tentang literasi keuangan dan aplikasi konsep matematika di dunia nyata.

Praktik Langsung Literasi Keuangan: Belanja Mandiri

Setiap siswa dibekali uang tunai sebesar Rp25.000,00 dan selembar daftar belanja yang telah disiapkan dari rumah, berisi kebutuhan seperti sayuran, buah, atau bumbu dapur. Begitu tiba di pasar, mereka dilepas untuk berinteraksi langsung dengan para pedagang. Aktivitas ini merupakan inti dari pengenalan Literasi Keuangan bagi anak. Mereka didorong untuk:

  • Membuat Keputusan Keuangan: Membandingkan harga, memilih kualitas barang, dan memutuskan apa yang harus dibeli sesuai daftar prioritas dan anggaran yang terbatas.
  • Berinteraksi dan Bernegosiasi: Belajar berkomunikasi secara efektif dengan pedagang, termasuk praktik tawar-menawar harga yang sehat, melatih kemampuan sosial dan percaya diri.

Bertanggung Jawab: Mengelola uang saku yang diberikan agar cukup untuk semua kebutuhan dan memastikan tidak ada uang yang hilang atau terbelanjakan

“Literasi keuangan adalah kemampuan untuk menggunakan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola sumber daya keuangan guna mencapai kesejahteraan finansial.”

Matematika Uang dan Pecahan dalam Transaksi

Kegiatan belanja di pasar tradisional menjadi momen emas untuk mengaplikasikan dua konsep penting dalam mata pelajaran Matematika: Matematika Uang Belanjadan Pecahan.

Matematika Uang Belanja

Setiap transaksi yang mereka lakukan melibatkan perhitungan:

Sisa Uang = Uang Awal – Total Belanja

Jika seorang siswa membeli total belanja seharga Rp18.500,00 dari modal awal Rp25.000,00, mereka harus menghitung sisa uangnya. Mereka juga belajar mengenali berbagai pecahan uang kertas dan koin Indonesia, serta menghitung uang kembalian secara cermat.

Konsep Pecahan dalam Pembelian

Ketika membeli bahan pangan, tanpa disadari mereka juga menggunakan konsep pecahan. Misalnya:

  • Membeli setengah kilogram (1/2 kg) tomat.
  • Membeli seperempat (1/4 kg) cabai.

Konsep ini menjadi lebih nyata dan mudah dipahami ketika dihubungkan dengan berat barang yang mereka pegang dan harga yang harus dibayar.

Post Outing Class : Laporan Pertanggung Jawaban

Setelah kembali ke sekolah, tantangan edukatif belum usai. Setiap siswa diwajibkan untuk membuat laporan catatan belanja secara rinci. Laporan ini harus mencakup :

  • Jenis Barang: Daftar barang yang berhasil dibeli.
  • Harga Satuan: Harga per item atau per satuan berat.
  • Total Harga: Total biaya untuk setiap jenis barang.
  • Total Belanja Keseluruhan.
  • Sisa Uang: Bukti fisik sisa uang tunai yang mereka bawa kembali.

Pembuatan laporan ini melatih ketelitian, akuntabilitas, dan kemampuan pencatatan—keterampilan dasar yang sangat penting dalam pengelolaan keuangan pribadi. Secara keseluruhan, Outing Class ke Pasar Tradisional Bunulrejo tidak hanya memberikan pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga menyajikan pelajaran berharga yang mengaitkan teori di kelas dengan realitas kehidupan sehari-hari, membentuk siswa yang cerdas secara akademis dan finansial.

About the Author

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may also like these

X