PESONA SANG GARUDA DI KAMPUNG KIDZ

Selasa, tepatnya tanggal 4 April 2017, siswa-siswi kelas 4 SD Muhammadiyah 9 Malang telah melaksanakan kegiatan outbond di tempat wisata pendidikan Kampoeng Kidz yang terletak di Bumiaji, Batu, Malang. Wisata pendidikan kampoeng kidz adalah wisata pendidikan yang populer saat ini di kota Malang dan identik dengan memperlihatkan keragaman suku, budaya, ras, dan agama di Indonesia. Sehingga memang benar jika wisata pendidikan ini dapat dijadikan sebagai referensi pilihan untuk kegiatan pembelajaran ke luar, karena selain siswa-siswi dapat melihat keindahan performance di sini, namun siswa-siswi juga dapat melaksanakan serunya learning by doing. Tak kalah hebatnya, seluruh pelajar dari Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) juga terlibat serta berpartisipasi baik dalam memandu pembelajaran siswa yang berkunjung maupun memberikan performance yang terbaik untuk pengunjung.

Performance yang ditampilkan oleh pelajar Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) yang disuguhkan untuk pengunjung terutama siswa-siswi kelas 4 SD Muhammadiyah 9 Malang adalah tampilan seni teatrikal berjudul Pesona Sang Garuda. Seni teatrikal tersebut ditampilkan dengan sangat sempurna oleh para pelajar SPI dan membius pengunjung dengan ceritanya yang memukau. Menurut salah satu sumber yang didapat, seni teatrikal yang berjudul Pesona Sang Garuda telah diciptakan oleh Gracia Sakwalubun, yaitu seorang alumni SPI asal Halmahera, Maluku Utara. Gracia Sakwalubun telah menciptakan gerakan tarian-tarian yang sangat indah dan dibumbuhi dengan cerita-cerita tentang keberagaman di Indonesia. Makna dari seni teatrikal ini adalah menceritakan konflik dan kekerasan yang terjadi di tanah air. Namun, para pemuka agama hadir dan membangun dialog demi menjaga persatuan lalu mereka yang datang dari berbagai suku berkomitmen akan menjaga keberagaman serta  mempererat persatuan dan kesatuan di Indonesia agar tidak mudah runtuh.

garuda2

Seni teatrikal Pesona Sang Garuda diawali dengan  pengenalan keragaman agama di Indonesia yang meliputi agama Islam, Kristen, Khatolik, Hindu, dan Budha. Pada tampilan ini, tampak kerukunan yang terjalin antar umat beragama, mereka tidak saling membedakan dan tetap saling menghormati satu sama lain. Hal ini dapat memberikan pelajaran kepada seluruh pengunjung terutama siswa kelas 4 SD Muhammadiyah 9 Malang untuk saling bertoleransi dan menghargai terhadap keanekaragaman agama di Indonesia.

Secara tidak langsung, tampilan ini dapat membantu untuk membentuk kemampuan afektif yang baik bagi siswa-siswi kelas 4 yaitu mereka akan lebih memahami indahnya kerukunan di dalam keragaman agama. Selanjutnya, seni teatrikal Pesona Sang Garuda menampilkan berbagai macam tarian-tarian adat dan  tak lupa juga mereka memperlihatkan keberagaman suku bangsa di Indonesia. Namun, sebelumnya pada tampilan seni teatrikal ini juga menunjukkan adegan konflik di mana terjadi permusuhan dan pertengkaran antar suku yang berbeda. Lalu, para pemuka agama datang untuk meredakan permusuhan yang terjadi serta bersepakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan di Indonesia.

garuda3

Tampilan ini juga dapat memberikan pelajaran kepada siswa agar selalu menjalin persaudaraan meskipun berasal dari kalangan atau daerah yang berbeda. Tentu, tampilan ini memiliki nilai yang sangat positif untuk semua pengunjung Kampoeng Kidz terutama siswa-siswi SD Muhammadiyah 9 Malang, apalagi mereka juga dapat mengetahui secara langsung tentang berbagai macam gerakan tarian dari daerah yang berbeda serta belajar langsung tentang keanekaragaman suku bangsa Indonesia.

Seni teatrikal Pesona Sang Garuda dengan konsep Bhinneka Tunggal Ika ini memang menyuguhkan penampilan yang sangat memukau. Tak heran jika seni teatrikal ini pernah ditampilkan di hadapan presiden RI beserta orang-orang penting negara Indonesia pada tanggal 13 Juni 2012. Tidak hanya siswa-siswi SD Muhammadiyah 9 Malang yang terpesona, namun seluruh guru kelas 4 SD Muhammadiyah 9 Malang juga tak kalah hebohnya ketika menonton seni teatrikal. Novita Dwi Lestari, salah satu guru yang mendampingi sangat antusias dan bangga menyaksikan seni teatrikal Pesona Sang Garuda. “Menurut saya, tampilan Pesona Sang Garuda ini sangat bagus dan memiliki makna yang besar sehingga dapat dijadikan sebagai tampilan yang edukatif untuk siswa-siswi kelas 4 karena mereka secara real telah melihat keanekaragaman budaya di Indonesia”, paparnya. Sebagai akhir dari kunjungan, manfaat atau hikmah yang dapat diambil oleh seluruh siswa-siswi kelas 4 SD Muhammadiyah 9 Malang dari penampilan seni teatrikal Pesona Sang Garuda adalah kita sebagai warga Indonesia dan sebagai penerus bangsa harus bangga terhadap keberagaman di Indonesia, karena indahnya keragaman bangsaku, kuatkan negeriku tercinta Indonesia. (Tim Pewarta SD Muhammadiyah 9 Malang)