Perayaan untuk Tiga Peristiwa Besar

pawai-SDM-9-MalangMemperingati milad yang ke-106 M/109 H, SD Muhammadiyah 9 Malang mengadakan Semarak Pawai Milad Muhammdiyah 9, Hari Pahlawan, dan Maulid Nabi Muhammad saw, Senin (19/11/2018).

Pawai diikuti oleh 620 siswa SD Muhammadiyah 9 beserta puluhan siswa TK ABA 10. Seluruh guru dan karyawan ikut mendampingi dan dikawal oleh beberapa polisi Polsek Klojen.

Peserta pawai berkeliling ke jalan sekitar sekolah sambil membawa poster-poster yang bertuliskan tema milad Muhammadiyah, Hari Pahlawan, dan Maulid Nabi. Peserta juga membawa bunga dan bingkisan mi instan dibagikan ke warga sekitar yang ditemui sepanjang jalur pawai. Aneka ragam kostum yang dikenakan menambah kesan semarak.

Usai pawai, seluruh peserta berkumpul di halaman sekolah untuk mendapat pengarahan dari polisi Bimmas Polsek mengenai aturan berkendara demi keamanan siswa. Setelah itu siswa menyaksikan hiburan berupa tampilan-tampilan dari perwakilan siswa seluruh kelas dan pengundian doorprize. Hadiah utama dua sepede gunung dan puluhan hadiah hiburan lainnya. Dalam acara tersebut juga dibuka bazar makanan yang dikelola oleh wali murid.

Aiptu Isrofi mengajak siswa sadar arti penting menggunakan helm. ”Meskipun kalian masih kecil, masih SD, memakai helm sangat dianjurkan agar dapat mengurangi bahaya kecelakaan. Diri kalian wajib dilindungi sejak dini. Bukan alasan masih kecil, belum waktunya pakai helm,” tegasnya.

Polisi lainnya Aiptu Wahyu Ekayanti menambahkan, pentingnya melindungi diri dari bahaya penculikan. ”Akhir-akhir ini marak berita hoax tentang penculikan anak. Adik-adik harus waspada namun tetap tenang. Yang biasa antar jemput pakai ojek online kami imbau harus lebih hati-hati. Sampaikan ke orang tua masing-masing sebaiknya sempatkan untuk antar jemput sendiri. Kalau tepaksa pakai ojek online  usahakan yang memang sudah kenal baik ya,” tandasnya.

Arip Hidayat MPdI, ketua pelaksana mengatakan, pawai ini merupakan agenda tahunan sekolah. ”Pawai ini diadakan setiap tahun untuk menanamkan kebesaran Muhammadiyah dan mereka tidak melupakan sejarah Muhammadiyah yang sudah diajarkan oleh KH Ahmad Dahlan. Sehingga anak-anak menjadi kader Muhammadiyah yang tangguh,” jelas guru Ismuba tersebut.

Acara semarak milad Muhammadiyah usai ditandai dengan diserahkannya hadiah utama kepada Ratu Callista, siswi kelas 5 An Nafi yang beruntung. “Seneng dapat sepeda. Bisa digunakan saat libur sekolah. Hari libur besok akan saya pakai olahraga,” cetusnya kegirangan. (Loresta)