Assembly Day

SD Muhammadiyah 9 Malang hari Kamis (2/5), tampak berbeda. Para peserta didik ke sekolah tidak mengenakan seragam seperti biasanya. Tetapi, mereka menggunakan baju sesuai dengan ekstrakurikuler yang mereka ikuti masing-masing. Begitu juga ustadz-uztadzahnya yang kompak mengenakan pakaian bernuansa biru navy. Hal tersebut dikarenakan adanya kegiatan Assembly Day dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional.

Assembly Day merupakan acara yang dikemas dengan mengadakan pentas seni dan pameran yang diikuti oleh seluruh peserta didik SD Muhammadiyah 9 yang telah mengikuti ekstrakurikuler selama 1 tahun untuk berekspresi dan berkarya.

Beragam kre­ati­vitas dari berbagai ekstrakurikuler  di­tun­­­jukkan. Me­reka tam­pil pe­nuh ceria dan me­ng­un­dang decak ka­gum karena ak­si pa­ng­gung me­­reka yang be­gitu at­rak­tif dan krea­tif. Mulai dari drumband, qiroah, tari semaphore, puisi, drama bahasa Inggris dan bahasa Indonesia, Tapak Suci, tari tradisional, hingga pidato bahasa Arab.

Selain itu, acara yang mengangkat tema ‘Menembus Batas Potensi dengan Karya Seni’ tersebut juga menggelar pameran karya dari ekstrakurikuler lain seperti karya ilmiah yang memamerkan aneka ragam percobaan ilmiah, robotik memamerkan robot-robot sederhana karya siswa, kerajinan tangan, membatik hingga catur.

Fadhil Hermawan, ketua pelaksana sekaligus tim kesiswaan di sekolah mengatakan kegiatan tersebut digagas untuk menggali kreativitas peserta didik di luar potensi akademik. “Melalui pentas seni dan pameran ini siswa dapat menyalurkan bakatnya dengan wadah yang berbeda. Seluruh ekstrakurikuler akan menunjukkan kemampuannya masing-masing pada acara ini”, tuturya. (Loresta)

Tari Semaphore

Pembacaan Puisi

Pameran di Acara Assembly Day