7 Kunci Hidup Bahagia

Hidup adalah anugerah. Kita tak pernah dapat memilih lahir dari siapa dan seperti apa, namun ketika kita telah tumbuh sehat berakal dan memiliki keluarga, patutlah kita syukuri. Beberapa tahun kebelakang pandemi covid -19 menyebabkan kehidupan kita banyak perubahan menyesuaikan keadaan. Ada yang harus kehilangan pekerjaan, kehilangan anggota keluarganya, anak-anak yang kehilangan masa-masa sekolah yang penuh cerita, persahabatan, dan konflik, masa latihan menyelesaikan masalah, para tenaga medis yang kehilangan lebih banyak waktu dengan keluarga mereka, bepergian dibatasi, keluar rumah jika terpaksa masih harus memakai tambahan atribut masker, dan kebiasaan baru lainnya.

Sedih dan tidak nyaman pasti. Namun, sebagai makhluk yang dibekali akal dan iman tentu kita tak boleh berputus asa. Mari terima semua kejadian ini sebagai takdir dari sang pencipta alam semesta Allah SWT. Mari berlatih melihat sisi kehidupan serba terbatas ini dari sudut yang lebih positif agar kita bisa bahagia di tengah pandemi ini.
Berikut adalah 7 kunci untuk hidup bahagia:
1. Sabar
Semua orang sering mengatakan ini dan bagi orang yang tengah menghadapi masalah tentu tak mudah mengiyakan, bahkan mungkin terbesit kata “ah kamu tak tahu yang kualami”. Tapi percayalah renungkan di sudut hari kata sabar baik-baik. Di sana ada doa dan harapan untuk kebaikan kita esok hari. Lalu mengapa tak kita aminkan saja maka niscaya kita benar-benar menjadi sabar.
2. Syukur
Sering seringlah berkata alhamdulilah pada diri sendiri untuk semua kegiatan baik yang bisa kita lakukan pada hari itu. Karena dengan syukur kita menghargai keberadaan diri kita yang telah berusaha di jalan Allah.
3. Sederhana
Pola pikir hidup sederhana membuat kita kaya. Kaya akan rasa tenteram karena selalu merasa tercukupi tanpa khawatir atas apa yang tidak kita miliki.
4. Kasih
Rasa sayang, mengasihi pada semua makhluk akan membuat kita mudah tersenyum. Saat terjatuhpun kita akan lebih mudah bangkit, maka pupuk dan peliharalah rasa kasih pada sesama itulah yang akan kembali kita dapatkan.
5. Memberi
Memberi adalah salah satu cara untuk tetap terhubung dengan orang lain. Dengan kita memberi baik bantuan tenaga, uang, atau informasi penting akan membuat kita mendapat respek, perhatian dari orang lain, dan dengan memberi, hati kita merasa berharga. Karena dasarnya kita terlahir saling membutuhkan. Apabila terputus maka mengeras hati kita dan hampa yang akan kita rasakan.
6. Memaafkan
Maaf adalah kata ajaib. Dengan mengatakan maaf dan memaafkan orang yang memiliki masalah akan selesai. Hatipun menjadi lebih tenteram.
7. Berserah
Segala daya upaya yang telah kita lalukan dengan penuh kesungguhan sebagai manusia pada akhirnya sikap berserah akan mendamaikan hati kita. Karena sesungguhnya Allahlah sang pemilik hidup kita.
Demikian 7 kunci hidup bahagia yang patut kita coba untuk mengarungi hari-hari kita. Selamat berjuang untuk bahagia.

*ditulis oleh: Ustadzah Dhika Dwi J., S.Psi (wali kelas 1 Ibnu Sina)